Boltim Imbau Warga Tahan Diri dari Euforia Tahun Baru 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak berlebihan dalam merayakan malam tahun baru 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Nomor 10/BMT/388/XII/2025 yang dikeluarkan pada 29 Desember 2025.
Larangan Pesta Pora dan Kembang Api
Surat edaran tersebut secara tegas meminta warga untuk tidak mengadakan pesta pora, termasuk menyalakan kembang api dan petasan. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap situasi bencana alam yang masih melanda beberapa daerah di Indonesia.
Empati Terhadap Korban Bencana
Pertimbangan utama dalam mengeluarkan imbauan ini adalah bencana yang terjadi di beberapa daerah seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pemerintah daerah menilai bahwa perayaan yang berlebihan dapat mengabaikan rasa empati terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Penegasan Bupati Boltim
Bupati Boltim menekankan pentingnya menjaga kepedulian sosial serta ketertiban umum menjelang pergantian tahun.
"Himbauan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah. Kita ingin menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di tengah kondisi darurat yang dialami sesama," demikian kutipan dalam surat edaran.
Aktivitas yang Dilarang Selama Malam Tahun Baru
Selain larangan menyalakan kembang api dan petasan, pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengisi malam tahun baru dengan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Beberapa aktivitas yang diminta untuk dihindari adalah konsumsi minuman beralkohol dan narkoba, balapan liar, serta konvoi kendaraan di jalan raya.
Alternatif Perayaan Tahun Baru
Merayakan dengan Sederhana Bersama Keluarga
Sebagai alternatif, masyarakat dianjurkan untuk merayakan pergantian tahun secara sederhana bersama keluarga. Doa bersama dan refleksi akhir tahun dinilai lebih tepat dilakukan dalam situasi saat ini.
Doa Bersama dan Refleksi Akhir Tahun
Pemerintah menyarankan kegiatan positif dan reflektif sebagai pengganti euforia berlebihan.
Sosialisasi dan Pemantauan
Peran Camat dan Kepala Desa
Untuk memastikan imbauan ini berjalan efektif, camat dan sangadi (kepala desa) diminta untuk melakukan sosialisasi serta pemantauan di wilayah masing-masing.
Harapan Pemerintah Daerah
Pemerintah berharap malam pergantian tahun dapat berlangsung tertib dan tetap mencerminkan kepedulian sosial. Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat Boltim dapat merayakan tahun baru dengan lebih bijaksana dan penuh empati.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow